Categories
Budidaya Kesehatan Umum

Manfaat Durian

Durian memang memberikan banyak manfaat. Selain daging buahnya yang enak untuk dinikmati, tanaman, kulit, dan biji durian juga ternyata memberikan nilai manfaat.

Manfaat Durian

Manfaat Tanaman Durian

Durian merupakan buah yang tanamannya berupa pohon. Oleh karenanya, tanaman ini bisa digunakan sebagai pencegah erosi di lahan-lahan yang miring. Selain itu, batangnya juga kerap digunakan sebagai bahan bangunan/perkakas rumah tangga. Kualitas kayu durian setaraf dengan kayu sengon sebab kayunya cenderung lurus.

 

Manfaat Daging Buah Durian

Bagian utama yang dimanfaatkan dari durian adalah daging buahnya. Umumnya, daging buah durian berwarna kuning atau putih kekuningan. Daging buah ini menyelimuti atau melindungi biji. Setiap ruang terisi oleh beberapa biji, biasanya berjumlah tiga. Ketebalan daging buah biasanya beragam, tergantung varietas, tetapi pada kultivar unggul dapat mencapai 3 cm. Rasa dan aroma daging buah sangat dipengaruhi oleh kandungan gula, alkohol, dan asam amino aromatik lainnya. Selain rasanya yang lezat dan legit untuk dimakan, ternyata durian juga memiliki khasiat untuk meremajakan kulit. Buah beraroma kuat ini dapat mencegah dampak dari penuaan. Dengan dicampur bahan lainnya, durian mampu mengatasi tanda penuaan di area kelopak mata seperti kerutan (crow’s feet), garis halus, kendur, serta lingkar hitam. Formula berbahan dasar durian juga sangat baik untuk memperbaiki tekstur kulit, mengatasi sel kulit mati, merangsang regenerasi kulit, serta meningkatkan fungsi kolage untuk kekencangan kulit. Durian merupakan jenis buah yang kaya akan fitonutrient, yaitu omega 3 dan omega 6, fitosterol, polifenols, komponen organosulfur unik, protein, dan triptofan. Sebagai buah asli nusantara, durian juga dikenal sebagai obat berbagai penyakit, antara lain obat antimalaria (dengan meminum perasan kulit buahnya), obat cacing, obat kuning (dengan berendam pada godogan daun durian), serta antidiabetes (diduga dapat meningkatkan kandungan insulin dalam darah). Khaisat yang paling menarik adalah sebagai afrodisiak. Durian diakui memiliki zat afrodisiak yang tinggi, yaitu rumphius 1,741; baillon 1.875; ridley 1.902; dan popham 1.979. Karena itulah, terdapat ungkapan “when the durians come down, the sarongs come on atau when the durian fall, the sarong also fall”.

 

Manfaat Biji Dan Kulit Durian

Umumnya, biji durian dinikmati sebagai makanan kecil. Cara memasaknya umumnya dengan direbus atau dibakar. Oleh karena kandungan patinya cukup tinggi, biji durian berpotensi sebagai alternatif pengganti makanan. Pengolahannya dengan dibuat bubur dan biasanya dicampur dengan daging buahnya. Kulit buah bisa dikeringkan dan digunakan sebagai bahan bakar, terutama untuk mengasapi ikan. Selain itu, kulit durian juga dipakai sebagai bahan abu gosok yang bagus. Caranya dengan menjemurnya hingga kering dan membakarnya sampai hancur. Kulit durian juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau buah durian yang menyengat. Caranya, berikan air di bagian dalam kulit durian yang bentuknya cekung. Kemudian, air tersebut digunakan untuk cuci tangan sehabis makan durian. Zat-zat dalam kulit durian akan bercampur dengan air yang kemudian akan menetralkan bau durian.